Spektrofotometer merupakan alat laboratorium yang banyak digunakan dalam berbagai bidang, seperti kimia, biologi maupun farmasi. Alat ini digunakan untuk mengukur intensitas cahaya pada berbagai panjang gelombang, sehingga dapat digunakan untuk menganalisis suatu zat dalam larutan. Dengan teknologi canggih ini dapat memberikan hasil yang akurat dan efisien dalam penelitian kualitas produk maupun laboratoratorium.
Dalam artikel ini akan dibahas secara lengkap mengenai alat spektrofotometer, mulai dari pengertiannya, fungsi & kegunaan, cara pemakaian dan perawatan, berbagai jenis alat yang tersedia secara umum serta rekomendasi distributor terbaik yang menawarkan spektrofotometer beserta alat laboratorium lainnya dengan kualitas terbaik.
Daftar isi
Pengertian Spektrofotometer
Spektrofotometer merupakan alat laboratorium yang digunakan untuk mengukur intensitas cahaya pada berbagai macam panjang gelombang yang melewati suatu sampel. Alat ini memiliki peran penting di bidang ilmiah dan industri farmasi serta makanan, selain itu alat ini bekerja berdasarkan interaksi antara cahaya dan zat, dimana zat dalam sampel akan menyerap cahaya dengan panjang gelombang tertentu kemudian diukur dan dianalisis untuk menentukan konsentrasi zat tersebut. Oleh karena itu alat ini sangat berguna dalam mengukur konsentrasi zat kimia, enzim, protein atau senyawa organik lainnya secara akurat dan cepat.
Memiliki beberapa komponen utama, seperti sumber cahaya, monokromator, kuvet dan wadah sampel dan lain sebagainya. Sumber cahaya dapat berupa lampu tungsten dan deuterium, tergantung pada jenis tipe alat yang digunakan.
Dalam dunia industri, digunakan untuk mengontrol kualitas suatu produk, sedangkan dalam laboratorium penelitian, alat ini memiliki fungsi untuk mengukur reaksi kimia, mendeteksi kandungan logam berat dalam air maupun mengidentifikasi struktur molekul dalam ilmu bioteknologi. Dengan berbagai macam kegunaannya, alat ini menjadi alat penting yang digunakan untuk kebutuhan di berbagai bidang.
Fungsi & Kegunaan Alat Spektrofotometer
Spektrofotometer memiliki fungsi untuk mengukur intensitas cahaya yang diserap oleh suatu zat pada panjang gelombang tertentu, selain itu alat ini sudah banyak digunakan dalam berbagai bidang, salah satunya laboratorium dan industri makanan. Dengan prinsip hukum Lambert-Beer, alat ini dapat digunakan untuk mengukur seberapa banyak cahaya yang diserap oleh suatu larutan sehingga dapat digunakan untuk mengidentifikasi kandungan zat tertentu. Hal ini sangat dibutuhkan untuk proses penelitian laboratorium serta mengontrol kualitas suatu produk.
Dalam dunia farmasi, alat ini digunakan untuk menentukan menganalisis kadar obat dan memastikan bahwa obat yang diproduksi memiliki komposisi yang tepat dan sudah sesuai dengan standar. Dalam bidang biologi dan biokimia, spektrofotometer lebih sering digunakan untuk mengukur kandungan protein, DNA dan RNA dalam sampel biologis yang sangat penting dalam penelitian.
Dalam industri makanan dan minuman juga memiliki kegunaan untuk menentukan kualitas warna dan kandungan zat tertentu, seperti kadar gula dalam suatu produk serta menentukan tingkat kemurnian minyak yang digunakan. Sementara di bidang lingkungan, alat ini dapat digunakan untuk mengukur kadar polutan atau partikel kecil seperti debu yang ada di dalam air atau udara serta dapat membantu dalam pemantauan dan pengendalian pencemaran, selain itu juga sering digunakan untuk proses pengujian sampel darah untuk analisis kadar hemoglobin atau enzim tertentu yang berhubungan dengan kondisi kesehatan pasien.
Dengan berbagai fungsi dan kegunaannya, menjadi alat penting untuk mendukung proses penelitian di laboratorium maupun berbagai industri lainnya.
Cara Pemakaian Spektrofotometer Yang Tepat!
Agar spektrofotometer memberikan hasil yang akurat, penting untuk menggunakan alat dengan cara yang baik dan benar. Berikut adalah langkah-langkah cara pemakaian yang tepat:
- Pastikan alat berada dalam kondisi baik dan bersih. Nyalakan alat dan biarkan beberapa saat. Gunakan tabung kecil/kuvet yang steril agar tidak mengganggu hasil pengukuran.
- Lakukanlah kalibrasi yaitu dengan menyesuaikan dan mengatur kembali kuvet menggunakan larutan blanko, yaitu pelarut yang sama yang digunakan pada sampel. masukkanlah kuvet yang sudah berisi blanko ke dalam alat.
- Pilih panjang gelombang yang sesuai dengan zat yang akan di diteliti, karena zat memiliki panjang gelombang yang berbeda. Sehingga pemilihan panjang gelombang yang tepat akan meningkatkan akurasi hasil.
- Masukkanlah kuvet ke dalam ruang pengukuran pada alat. Pastikan posisi kuvet sama seperti saat kalibrasi agar tidak terjadi perbedaan hasil, selanjutnya tekan tombol baca atau ukur pada alat untuk mendapatkan hasil akhir
- Catat hasil akhir yang didapatkan, kemudian gunakan persamaan untuk menentukan konsentrasi zat dalam sampel.
- Setelah digunakan, bersihkan kuvet dan alat sesuai dengan petunjuk yang sesuai, lalu simpan alat di tempat yang aman agar dapat berfungsi dengan baik dalam jangka waktu panjang.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, pengguna diharapkan dapat memastikan bahwa hasil pengukuran lebih akurat dan dapat diandalkan.
Cara Perawatan Spektrofotometer
Spektrofotometer membutuhkan perawatan khusus agar tetap berfungsi dengan baik dan memberikan hasil analisis yang akurat. Perawatan yang tepat tidak hanya supaya alat dapat digunakan dalam jangka waktu lama, tetapi juga memastikan bahwa alat memastikan keakuratan data. Berikut adalah beberapa langkah penting dalam merawat alat yang tepat.
- Memberikan bagian luar dan dalam alat secara rutin menggunakan kain lembut untuk membersihkan debu dan bakteri yang ada di alat agar tidak merusak permukaan.
- Selalu bersihkan dan pastikan kuvet tidak memiliki goresan agar tidak mempengaruhi hasil analisis. Mencuci kuvet setelah digunakan dengan air yang mengalir, lalu keringkan dengan kain bersih. Pastikan kuvet tidak terkena sidik jari.
- Periksa secara berkala lampu yang digunakan pada alat dan ketika cahaya yang dikeluarkan mulai melemah, segera ganti lampu sesuai dengan spesifikasi.
- Setelah digunakan,simpan alat di tempat yang aman bebas dari goncangan dan terhindar dari paparan langsung terhadap sinar matahari dan suhu ekstrem karena bisa merusak komponen yang terdapat di alat.
Dengan perawatan yang tepat, sudah dipastikan alat dapat bekerja dengan optimal dan dapat digunakan dalam jangka waktu panjang.
Jenis Alat Spektrofotometer
Berbagai jenis Alat Spektrofotometer yang secara umum sering digunakan adalah sebagai berikut:
- Spektrofotometer Inframerah (IR)
- Spektrofotometer Dispersif
- Spektrofotometer Fourier Transform Infrared (FTIR)
- UV VIS Spectrophotometer
Double Beam Scanning UV-VIS Spektrofotometer
Rekomendasi Distributor, Alkespedia!
Salah satu distributor yang menawarkan produk medis yang lengkap dan sudah terpercaya ini memiliki produk dengan brand BIOBASE dengan di Bawah naungan PT. Babad Primasentosa. Alkespedia menawarkan berbagai produk lengkap berkualitas tinggi. Produk yang ditawarkan juga sudah melalui uji coba dan memiliki izin edar dari Kemenkes RI dan mempunyai sertifikat resmi & garansi serta produk sudah tersebar di lebih dari 30 provinsi yang ada di Indonesia.
Kesimpulan
Spektrofotometer merupakan alat laboratorium yang digunakan untuk mengukur cahaya oleh suatu sampel pada panjang gelombang tertentu. Alat ini memainkan peran penting dalam berbagai bidang seperti kimia, biologi hingga industri makanan untuk menganalisis suatu zat.
Dengan keakuratannya yang tinggi dan mudahnya cara pemakaian, spektrofotometer menjadi alat yang sangat dibutuhkan dalam penelitian dan industri. Agar tetap bekerja optimal, alat ini memerlukan perawatan rutin secara berkala. Memilih alat yang tepat, baik dari segi jenis maupun kualitas, sangat penting untuk mendapatkan hasil analisis yang akurat.
Alkespedia menawarkan berbagai macam Alat Spektrofotometer yang memiliki kualitas tinggi serta menawarkan berbagai layanan lainnya yang bisa Anda kunjungi hanya di website resmi alkespedia.co.id atau bisa kunjungi kantor pusat yang berlokasi di Jl. Joglo Raya No.19A, RT.6/RW.2, Joglo, Kec. Kembangan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.



