kulkas ASI Alkespedia

Kulkas ASI – Pengertian, Pemakaian, Perawatan, Keuntungan dan Jenis

Air susu ibu atau dikenal dengan istilah ASI merupakan sumber nutrisi terbaik untuk bayi. Namun masalahnya ASI ini perlu diletakan di alat pendingin yang tepat agar kualitas tetap terjaga. Solusinya ya betul Kulkas ASI.

Mengapa ASI perlu di simpan di dalam kulkas karena ASI bisa disimpan hingga 6–12 bulan (tergantung jenis freezer).

Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai pengertian kulkas ASI itu sendiri, fungsinya, keunggulan, manfaat yang diberikan, cara kerja serta langkah-langkah perawatannya dan juga berbagai tipenya.

Tak hanya itu artikel akan merekomendasikan salah satu distributor yang terpercaya.

Pengertian Kulkas ASI

Kulkas ASI adalah alat khusus yang digunakan untuk menyimpan ASI agar kualitas tetap terjaga dan terjamin ketika ASI hendak dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu.

ASI memiliki kandungan nutrisi yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi sehingga harus diperhatikan dengan baik penyimpanannya agar tidak rusak dan terkontaminasi.

Kulkas ASI biasanya memiliki suhu kisaran 0–4°C untuk penyimpanan jangka pendek, dan suhu -18°C untuk penyimpanan jangka panjang di dalam freezer. Menyimpan ASI tidak boleh sembarangan dan secara umum harus terpisah dengan penyimpanan bahan makan lainnya. 

Beberapa diantaranya memiliki fitur tambahan seperti alarm suhu, sistem pencatatan suhu otomatis serta desain rak yang disesuaikan dengan botol atau kantong ASI.

Dengan adanya produk kulkas ini diharapkan dapat membantu para ibu menyusui dan juga tenaga medis untuk bisa mengelola ASI dengan baik dan efisiensi  serta tetap  segar dan terjaga kualitasnya.

Semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya memberikan ASI yang berkualitas maka penggunaannya kini semakin populer di kalangan ibu menyusui, ibu rumah tangga, rumah sakit, laboratorium dan yang lainnya.

Keunggulan & Manfaat

Salah satu keunggulan utamanya  yaitu mempertahankan suhu yang stabil sehingga ASI dapat bertahan lebih lama dengan baik tanpa terjadinya kontaminasi atau kehilangan nutrisinya.

Berbeda dengan kulkas biasa bahwa kulkas ASI ini memiliki fitur yang lebih tertata serta memiliki rak khusus yang dibikin sesuai ukuran botol atau kantong ASI  supaya penyimpanan lebih rapi dan tidak saling menumpuk dan dapat mudah diambil sewaktu-waktu.

Hal ini juga dapat membantu ibu atau tenaga medis mengelola stok ASI berdasarkan tanggal pemompaan, sehingga dapat mengurangi resiko pemborosan akibat ASI yang kadaluarsa.

Keunggulan lainnya adalah mempunyai fitur seperti pengaturan suhu otomatis serta terdapat indikator suhu yang memastikan ASI tetap dalam kondisi optimal.

Beberapa model juga memberikan fitur alarm yang akan berbunyi jika terjadi perubahan suhu yang tidak sesuai. Untuk permasalahan energi, tenang saja dikarenakan kulkas ini sudah dirancang hemat listrik sehingga tidak terjadi pemborosan jika alat digunakan setiap hari.

Dengan adanya berbagai keunggulan kulkas ini, diharapkan bisa menjadi barang yang sangat bermanfaat bagi ibu menyusui, terutama bagi mereka yang ingin tetap memberikan ASI berkualitas kepada bayinya walaupun memiliki aktivitas atau jadwal yang padat.

Cara Kerja

Penggunaan yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas dan keamanan ASI. Berikut langkahnya, 

  • Perhatikan Kulkas

Pastikan kulkas dalam kondisi bersih dan steril sebelum digunakan, atur suhu sesuai kebutuhan jangka pendek atau panjang. pastikan botol atau kantong ASI disimpan dengan rapi dan tidak menumpuk agar sirkulasi udara tetap terjaga.

  • Penyimpanan ASI yang Benar

Gunakan botol atau kantong ASI yang steril dan khusus digunakan untuk ASI, beri tanda atau label seperti tanggal pemompaan pada setiap wadah agar dapat dengan mudah mengelola.

  • Pengambilan ASI dari kulkas

Gunakan ASI yang lebih lama terlebih dahulu sesuai urutan penyimpanannya, agar ASI tidak terlalu lama berada di kulkas, setelah diambil diharapkan ASI direndam dengan air hangat agar suhu kembali normal.

Dengan penggunaan yang benar ini diharapkan ibu dan tenaga medis yang menggunakan kulkas ASI dapat terbantu untuk mendapatkan ASI yang berkualitas.

Cara Perawatan

Merawatnya dengan baik sangat penting untuk menjaga agar kulkas dapat digunakan secara optimal untuk jangka waktu panjang. Beberapa langkah perawatan kulkas ASI yang dapat dilakukan antara lain adalah:

  • Membersihkan Secara Rutin

Bersihkanlah kulkas minimal 1 bulan sekali secara rutin untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan bau tidak sedap, bersihkan menggunakan lap bersih dengan campuran air hangat dan sabun berisis kadar alkohol yang tidak banyak untuk membersihkan permukaan dalam kulkas.

  • Menjaga Suhu Kulkas Tetap Stabil

Pastikan suhu sesuai dengan standar penyimpanan ASI, dan jangan sering membuka tutup pintu kulkas supaya meminimalisir terjadinya kontaminasi dan agar suhu tidak naik turun.

  • Membersihkan Karet Pintu Kulkas

Periksalah karet pintu kulkas untuk memastikan bahwa tidak adanya kebocoran udara dan selalu bersihkan karet pintu kulkas agar pintu dapat tertutup rapat.

  • Menghindari Penumpukan Bunga Es

Beberapa tipe kulkas memiliki  freezer, maka dari itu pastikan bunga es tidak menumpuk agar sirkulasi udara tidak terhambat.

  • Memeriksa dan Merawat Bagian Luar Kulkas

Bersihkan bagian belakang kulkas supaya tidak berdebu dan menghambat kerja mesin. Pastikan kulkas diletakkan tidak mepet dengan tembok dan diberi sedikit ruang agar sirkulasi udara tetap baik.

Dengan perawatan yang rutin dan tepat maka kulkas ASI akan tetap berfungsi optimal dalam menjaga kualitas ASI untuk bayi.

Jenis

Beberapa jenis tipenya yang secara umum terjual dan mudah ditemukan adalah:

  • Chest Freezer

Kulkas yang populer di kalangan umum dengan bentuk horizontal dan memiliki kapasitas besar, namun menggunakan kulkas ini harus memiliki sedikit ruang untuk menyimpannya karena ukurannya yang besar.

  • Upright Freezer

Memiliki bentuk vertikal yang mirip dengan kulkas biasa, freezer ini dapat memudahkan ibu menyusui atau tenaga kerja yang mengambil ASI dalam jumlah kecil per harinya. Namun kulkas ini cenderung memiliki suhu yang stabil terutama jika sering dibuka tutup.

  • Deep Freezer 

Desain kulkas ini lebih besar dari Upright Freezer, namun lebih kecil dari Chest Freezer dapat menyimpan ASI dalam jangka waktu panjang hingga 6 bulan.

  • Portable Freezer

Jika ibu menyusui sering bepergian atau memiliki ruang di rumah yang terbatas, kulkas ini menjadi solusi utama karena bentuknya yang kecil dan mudah dibawa atau dipindah-pindahkan membuatnya dapat membantu para ibu.

Kesimpulan

Jika ibu mengalami kesulitan menyusui secara langsung  maka kulkas ASI ini akan menyimpan ASI agar tetap segar dan terjaga kualitasnya. Tak hanya ibu menyusui, rumah sakit diharapkan memilikinya untuk membantu memberikannya kepada bayi yang kekurangan gizi ASI. 

Share Post
Chat Kami Sekarang!